FLASH

I love indonesia

Pages

Rabu, 23 Maret 2011

MANUSIA DAN KEADILAN

MUHAMMAD ZAKARIA GIYARIDWANSYAH
54410843
1IA09 

Pengertian Keadilan
      Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah antara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. Kedua ujung ekstrem ini menyangkut dua orang atau benda. Bila kedua orang tersebut mempunyai kesamaan dalam ukuran yang telah ditetapkan, maka masing-masing orang harus memperoleh benda atau hasil yang sama, kalau tidak sama, maka masing – masing orang akan menerima bagian yang tidak sama, sedangkan pelangggaran terjadap proporsi tersebut disebut tidak adil. Keaadilan oleh Plato diproyeksikan pada diri manusia sehingga yang dikatakan adil adalah orang yang mengendalikan diri dan perasaannya dikendalikan oleh akal. Socrates memproyeksikan keadilan pada pemerintahan. Menurut Socrates, keadilan akan tercipta bilamana warga Negara sudah merasakan bahwa pemerintah sudah melakukan tugasnya dengan baik. Mengapa diproyeksikan kepada pemerintah ? sebab pemerintah adalah pimpinan pokok yang menentukan dinamika masyarakat. Kong Hu Cu berpendapat bahwa keadilan terjadi apabila anak sebagai anak, bila ayah sebagai ayah, bila raja sebagai raja, masing-masing telah melaksanakan kewajibannya. Pendapat ini terbatas pada nilainilai tertentu yang sudah diyakini atau disepakati. Menurut pendapat yang lebih umum dikatakan bahwa keadilan itu adalah pengakuan dan pelakuan yang seimbang antara hak-hak dan kewajiban. Keadilan terletak pada keharmonisan menuntuk hak dan menjalankan kewajiban. Atau dengan kata lain, keadilan adalah keadaan bila setiap orang memperoleh apa yang menjadi hak nya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama.

Berbagai Macam Keadilan
  • ·         Keadilan legal atau keadilan moral
P        Plato berpendapat bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan menjadi kesatuannya. Dalam masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan menurut sifat dasarnya paling cocok baginya ( the man behind the gun ). Pendapat Plato itu disebut keadilan moral, sedangkan oleh yang lainnya disebut keadilan legal.
  • ·         Keadilan distributive
           Aristotele berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama diperlakukan tidak sama (justice is done when equels are treated equally).
·         Keadilan komutatif
      Keadilan ini bertujuan untuk memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum.Bagi Aristoteles pengertian keadilan ini merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat. Semua tindakan yang bercorak ujung ekstrem menjadikan ketidakadilan dan akan merusak atau bahkan menghancurkan pertalian dalam masyarakat

Kejujuran
      Kejujuran atau jujur artinya apa-apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya, apa yang dikatakan sesuai dengan kenyataan yang ada. Sedang kenyataan yang ada itu adalah kenyataan yang benar-benar ada. Jujur juga berarti seseorang bersih hatinya dari perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh agama dan hukum. Untuk itu dituntut satu kata dan perbuatan, yang berarti bahwa apa yang dikatakan harus sama dengan perbuatannya. Karena itu jujur berarti juga menepati janji atau kesanggupan yang terlampir melalui kata-kata ataupun yang masih terkandung dalam hati nuraninya yang berupa kehendak, harapan dan niat.

Kecurangan
      Kecurangan atau curang identik dengan ketidakjujuran atau tidak jujur, dan sama pula dengan licik, meskipun tidak serupa benar. Curang atau kecurangan artinya apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hari nuraninya atau, orang itu memang dari hatinya sudah berniat curang dengan maksud memperoleh keuntungan tanpa bertenaga dan berusaha. Kecurangan menyebabkan orang menjadi serakah, tamak, ingin menimbun kekayaan yang berlebihan dengan tujuan agar dianggap sebagai orang yang paling hebat, paling kaya, dan senang bila masyarakat disekelilingnya hidup menderita. Bermacammacam sebab orang melakukan kecurangan. Ditinjau dari hubungan manusia dengan alam sekitarnya, ada 4 aspek yaitu aspek ekonomi, aspek kebudayaan, aspek peradaban dan aspek teknik. Apabila keempat asepk tersebut dilaksanakan secara wajar, maka segalanya akan berjalan sesuai dengan norma-norma moral atau norma hukum. Akan tetapi, apabila manusia dalam hatinya telah digerogoti jiwa tamak, iri, dengki, maka manusia akan melakukan perbuatan yang melanggar norma tersebut dan jadilah kecurangan.

Pemulihan nama baik
      Nama baik merupakan tujuan utama orang hidup. Nama baik adalah nama yang tidak tercela. Setiap orang menajaga dengan hati-hati agar namanya baik. Lebih-lebih jika ia menjadi teladan bagi orang/tetangga disekitarnya adalah suatu kebanggaan batin yang tak ternilai harganya. Penjagaan nama baik erat hubungannya dengan tingkah laku atau perbuatan. Atau boleh dikatakan bama baik atau tidak baik ini adalah tingkah laku atau perbuatannya. Yang dimaksud dengan tingkah laku dan perbuatan itu, antara lain cara berbahasa, cara bergaul, sopan santun, disiplin pribadi, cara menghadapi orang, perbuatan-perbuatan yang dihalalkan agama dan sebagainya. Pada hakekatnya pemulihan nama baik adalah kesadaran manusia akan segala kesalahannya; bahwa apa yang diperbuatnya tidak sesuai dengan ukuran moral atau tidak sesuai dengan ahlak yang baik. Untuk memulihkan nama baik manusia harus tobat atau minta maaf. Tobat dan minta maaf tidak hanya dibibir, melainkan harus bertingkah laku yang sopan, ramah, berbuat darma dengan memberikan kebajikan dan pertolongan kepaa sesama hidup yang perlu ditolong dengan penuh kasih sayang , tanpa pamrin, takwa terhadap Tuhan dan mempunyai sikap rela, tawakal, jujur, adil dan budi luhur selalu dipupuk.

Pembalasan
      Pembalasan ialah suatu reaksi atas perbuatan orang lain. Reaksi itu dapat berupa perbuatan yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah laku yang serupa, tingkah laku yang seimbang. Pembalasan disebabkan oleh adanya pergaulan. Pergaulan yang bersahabat mendapat balasan yang bersahabat. Sebaliknya pergaulan yagn penuh kecurigaan menimbulkan balasan yang tidak bersahabat pula. Pada dasarnya, manusia adalah mahluk moral dan mahluk sosial. Dalam bergaul manusia harus mematuhi norma-norma untuk mewujudkan moral itu. Bila manusia berbuat amoral, lingkunganlah yang menyebabkannya. Perbuatan amoral pada hakekatnya adalah perbuatan yang melanggar atau memperkosa hak dan kewajiban manusia. Oleh karena itu manusia tidak menghendaki hak dan kewajibannya dilanggar atau diperkosa, maka manusia berusaha mempertahankan hak dan kewajibannya itu. Mempertahankan hak dan kewajiban itu adalah pembalasan.

Opini
      Berbicara tentang keadilan, Anda tentu ingat akan dasar negara kita ialah Pancasila. Sila kelima Pnacasila, berbunyi : "keadilan social bagi selunth rakyat Indonesia."  Dalam dokumen lahimya Pancasila diusulkan oleh Bung Kamo adanya prinsip kesejahteraan sebagai salah satu dasar negara. Selanjutnya prinsip itu dijelaskan sebagai prinsip "tidak ada kerniskinan di dalam Indonesia merdeka". Dan usul dan penjelasan itu nampak adanya pembauran pengertian kesejahteraan dan keadilan. 
      Keadilan dan ketidak adilan tidak dapat dipisahkan dalarn kehidupan manusia karena dalam ludupnya manusia menghadapi keadilan / ketidakadilan setiap hari. Oleh sebab itu keadilan dan ketidakadilan, menimbulkan daya kreativitas manusia. Banyak hasil seni lahir dari imajinasi ketidakadilan, seperti drama, puisi, novel, musik dan lain-lain. 


 

Senin, 14 Maret 2011

MANUSIA DAN KEINDAHAN


Muhammad Zakaria Giyaridwansyah 
54410843
1IA09


Keindahan berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok, molek dan sebagainya. Benda yang mempunyai sifat indah ialah segala hasil seni, (meskipun tidak semua hasil seni indahl, pemandangari alam (pantai, pegunungan, danau, bunga-bunga di lereng gunung), manusia (wajah, mata, bibir, hidung, rambut, kaki, tubuh), rumah (halaman, ta13nan, perabot rumah tangga dan sebagainya), suara, warna dan sebagainya. Keindahan adalah identik dengan kebenaran.


Menurut The Liang Gie dalam bukunya “Garis Besar Estetik” (Filsafat Keindahan) dalam bahasa Inggris keindahan itu diterjemahkan dengan kata “beautiful”, Perancis “beau”, Italia dan Spanyol “bello”, kata-kata itu ber­asal dari- bahasa Latin “bellum”. Akar katanya adalah ”bonum” yang berarti kebaikan kemudian mempunyai bentuk pengecilan menjadi’ ”bonellum” dan terakhir dipendekkan sehingga ditulis “bellum”.

KEINDAHAN SEBAGAI SUATU KUALITAS DAN SEBAGAI SEBUAH BENDA TERTENTU YANG INDAH
     
           Sebenarnya sulit bagi kita untuk menyatakan apakah keindahan itu. Keindahan itu suatu konsep abstrak yang tidak dapat dinikmati karena tidak jelas. Keindahan itu baru jelas jika telah dihubungkan dengan sesuatu yang berwujud atau suatu karya. Dengan kata lain keindahan itu baru dapat dinikmati jika dihubungkan dengan suatu bentuk. Dengan bentuk itu keindahan berkomunikasi. 


 
           Menurut cakupannya orang harus membedakan keindahan sebagai suatu kualita abstrak dan sebagai sebuah benda tertentu yang indah. Untuk pembedaan itu dalam bahasa Inggris sering dipergunakan istilah “beuty” (keindahan) dan “the beautiful” (benda atau hal indah). Dalam pembatasan filsafat, kedua pengertian ini kadang-kaang dicampuradukkan saja. Disamping itu terdapat pula perbedaan menurut luasnya pengertian; yakni
a. keindahan dalam arti luas
b. keindahan dalam arti estetis murni
c. keindahan dalam arti terbatas dalam pengertiannya dengan penglihatan


KEINDAHAN DALAM  ARTI LUAS.

Selanjutnya The Liang Gie menjelaskan.bahwa keindahan dalam arti luas mengandung pengertian ide kebaikan. Misalnya Plato menyebut watak yang indah dan hukum yang indah, sedangkan Aristoteles merumuskan keindahan sebagai sesuatu yang baik dan juga menyenangkan.
. Jadi pengertian yang seluas-Iuasnya meliputi :
· keindahan seni
· keindahan alam
· keindahan moral
· keindahan intelektual.

NILAI ETETIK

           Dalam rangka teori umum tentang nilai The Liang Gie menjelaskan bahwa, pengertian keindahan dianggap sebagai salah satu jenis nilai seperti halnya nilai moral, nilai ekonomi, nilai pendidikan, dan sebagainya. Nilai yang berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam pengertian keindahan disebut nilai estetik. Dalam ”Dictionary of Sociology and Related Science” diberikan rumusan tentang nilai sebagai berikut :
‘”The believed Capacity of any object to saticgy a human desire. The Quality of any object which causes it be of interest to an individual or a group” (Kemampuan yang dianggap ada pada suatu benda yang dapat memuaskan keinginan manusia. Sifat dari suatu benda yang menarik minat seseorang atau suatu kelompok).
Hal itu berarti, bahwa nilai adalah semata-mata adalah realita psikologi yang harus dibedakan secara tegas dari kegunaan, karena terdapat dalam jiwa manusia dan bukan pada hendaknya itu sendiri. Nilai itu (oleh orang) dianggap terdapat pada suatu benda sampai terbukti letak kebenarannya.

PERBEDAAN ANTAR NILAI EKSTRINSIK DENGAN NILAI INTRINSIK

Nilai ekstrinsik :
Nilai ekstrinsik adalah sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu hal lainnya (“instrumental! Contributory value”), yakni nilai yang bersifat sebagai alat atau membantu contohn yaitu isi, bentuk puisi yang terdiri dari bahasa, diksi, baris, sajak, irama, itu disebut nilai ekstrinsik

Nilai intrinsic :
Nilai intrinsik adalah sifat baik dari benda yang bersangkutan, atau sebagai suatu tujuan, ataupun demi kepentingan benda itu sendiri. Contohnya : pesan puisi yang ingin disampaikan kepada pembaca melalui (alat benda) puisi itu disebut nilai intrinsic


TEORI TEORI RUNUNGAN

Teori Pengungkapan
           Dalil dari teori ini ialah bahwa "Art is an expression of human feeling" ( seni adalah suatu pengungkapan dari perasaan manusia ). Teori ini terutarna bertalian dengan apa yang dialarni oleh seorang seniman ketika menciptakan suatu karya seni. Tokoh teori ekspresi yang paling terkenal ialah filsuf ltalia Benedeto Croce (1886-1952) dengan karyanya yang telah diterjemahkan kedalarn bahasa Inggris "aesthetic as Science of Expresion and General Linguistic". Beliau antara lain menyatakan bahwa "art is expression of impressions" (Seni adalah pengungkapan dari kesan-kesan) Expression adalah sarna dengan intuition. Dan intuisi adalah pengetahuan intuitif yang diperole hmelalui penghayatan tentang hal-hal individuil yang menghasilkan garnbaran angan-angan (images). Dengan demikian pengungkapan itu berwujud pelbagai garnbaran angan-angan seperti misalnya images wama, garis dan kata. Bagi seseorang pengungkapan berarti menciptakan seni dalarn dirinya tanpa perlu adanya kegiatan jasmaniah keluar. Pengalaman estetis seseorang tidak lain adalah ekspresi dalarn garnbaran angan-angan.

Teori Metafisik
           Teori seni yang bercorak metafisis merupakan salah satu teori yang tertua, yakni berasal dati Plato yang karya-karya tulisannya untuk sebagian membahas estetik filsafati, konsepsi keindahan dan teori seni. Mengenai sumber seni Plato mengemukakan suatu teori peniruan (imitation theory). lni sesuai dengan metafisika Plato yang mendalilkan adanya dunia ide pada taraf yang tertinggi sebagai realita Ilahi. Pada taraf yang lebih rendah terdapat realita duniawi ini yang merupakancerminansemu dan mirip realita ilahi itu. Dan karya seni yang dibuat manusia hanyalah merupakan mimemis (tiruan) dad realita duniawi Sebagai contoh Plato mengemukakan ide Ke-ranjangan yang abadi, asli dan indah sempuma ciptaan Tuhan. Kemudian dalarn dunia ini tukang kayu membuat ranjang dari kayu yang merupakan ide tertinggi ke-ranjangan-an itu. Dan akhimya seniman meniru ranjang kayu itu dengan menggambarkannya dalarn sebuah lukisan. Jadi karya seni adalah tiruan adalah suatu tiruan lain sehingga bersifat jauh dari kebenaran atau dapat menyesatkan. Karena itu seniman tidak mendapat tempat sebagai warga dati negara Republik yang ideal menurut Plato.





           Dalarn jarnan modem suatu teori seni lainnya yang juga bercorak metafisis dikemukakan oleh filsuf Arthur Schopenhauer (1788-1860). Menurut beliau seni adalah suatu bentuk dari pemaharnan terhadap realita. Dan realita yang sejati adalah suatu keinginan (will) yang sementara. Dunia obyektif sebagai ide hanyalah wujud luar dari keinginan itu. Selanjutnya ide-ide itu mempunyai perwujudan sebagai benda-benda khusus. Pengetahuan sehari-hari adalah pengetahuan praktis yang berhubungan dengan benda-benda itu. Tapi ada pengetahuarr yang lebih tinggi kedudukannya, yakni yang diperoleh bilamana pikiran diarahkan kepada ide-ide dan merenungkannya demi ide-ide itu sendiri. Dengan melalui perenungan semacam ini lahirlah karya seni. Seniman besar adalah seseorang yang mampu dengan perenungannya itu menembus segi-segi praktis dari benda-benda di sekelilingnya dan sampai pada maknanya yang dalam, yakni memahami ide-ide dibaliknya.

Teori Psikologis
           Teori-teori metafisis dari para filsuf yang bergerak diatas taraf manusiawi dengan konsepsi-konsepsi tentang ide tertinggi atau kehendak semesta umumnya tidak memuaskan, karena terlampau abstrak dan spekulatif. Sebagian ahli estetik dalam abad modern menelaah teori-teori seni dari sudut hubungan karya seni dan alam pikiran penciptanya dengan mempergunakan metode-metode psikologis. Misalnya berdasarkan psikoanalisa dikemukakan teori bahwa proses penciptaan seni adalah pemenuhan keinginan-keinginan bawah sadar dari seseorang seniman. Sedang karya seninya itu merupakan bentuk terselubung atau diperhalus yang diwujudkan keluar dari keinginan-keinginan itu.
            Suatu teori lain tentang sumber seni ialah teori perrnainan yang dikembangkan oleh Freedrick Schiller (1757-1805) dan Herbert Spencer (1820-1903). Menurut Schiller, asal mula seni adalah dorongan batin untuk bermain-main (play impulse) yang ada dalam diri seseorang. Seni merupakan semacam perrnainan menyeimbangkan segenap kemampuan mental manusia berhubungan dengan adanya kelebihan energi yang harus dikeluarkan. Bagi Spencer, permainan itu berperanan untuk mencegah kemampuan-kemampuan mental manusia menganggur dan kemudian menciut karena disia-siakan. Seseorang yang semakin meningkat taraf kehidupannya tidak memakai habis energinya untuk keperluan sehari-hari, kelebihan Tenaga itu lalu menciptakan kebutuhan dan kesempatan untuk melakukan rangkaian permainan Yang imaginatif dan kegiatan yang akhimya menghasilkan karyaseni. Teori permainan tentang seni tidak sepenuhnya diterima oleh para ahli estetik. Kebel'3tan pokok yang dapat diajukan ialah bahwapermainan merupakan suatu kreasi, padahal seni adalahkegiatan yang seriusdan pada dasamya kreatif.

OPINI :
Keindahan, menurut saya adalah suatu yang tidak mempunyai batasan dalam penilain pada setiap orang.  Mungkin sesuatu yang indah bagi saya belum tentu indah bagi anda. Keindahan bukan hanya milik benda mati tetapi benda hidup juga pastinya memiliki nilai keindahan yang tidak bisa dinilai.
Selain itu keidahan juga bisa dinilai dari yang tidak terllihat tetapi hal yang bisa dirasakan. Sebagai contohnya keindahan manusia bisa tercermin dari sikap dan tingkah lakunya. Nah dari situlah manusia mempunyai nilai keindahan yang tidak bisa dimiliki oleh benda mati. Saya lebih memilih seseorang yang mempunyai keindahan tingkah laku dibandingkan memiliki keindahan fisik tetapi tidak mempunyai keindahan tingkah laku yang berasal dari hatinya.

Sumber :
http://debydeboy.blogspot.com/2011/03/bab-4-manusia-dan-keindahan.html
http://skyrider27.blogspot.com/2010/03/manusia-dan-keindahan.html
http://akudisinidwi.wordpress.com/2010/04/22/manusia-dan-keindahan



Jumat, 04 Maret 2011

MANUSIA DAN PENDERITAAN

M. ZAKARIA GIYARIDWANSYAH
54410843
1IAO9

 
PENDERITAAN

     Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya  menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dapat berupa penderitaan lahir atau batin atau lahir dan batin. Penderitaan termasuk realitas manusia dan dunia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat, ada yang ringan.

     Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu pristiwa  yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit kembali bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencpai kenikmatan dan kebahagiaan.

SIKSAAN

     Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani, dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rokhani. Akiabat siksaan yang dialami seseorang, timbullah penderitaan. Siksaan yagn sifatnya psikis bisa berupa : kebimbangan, kesepian, ketakutan. Ketakutan yang berlebih-lebihan yang tidak pada tempatnya disebut phobia.banyak sebab yang menjadikan seseorang  merasa ketakutan antara lain : claustrophobia dan agoraphobia, gamang, ketakutan, keakitan, kegagalan. 



     Para ahli ilmu jiwa cenderung berpendapat bahwa phobia adalah suatu gejala dari suatu problema psikologis yang dalam, yang harus ditemukan, dihadapi, dan ditaklukan sebelum phobianya akan hilang. Sebaliknya ahli-ahli yang merawat tingkah laku percaya bahwa suatu phobia adalah problemnya dan tidak perlu menemukan sebab-sebabnya supaya mendapatkan perawatan dan pengobatan. Kebanyakan ahli setuju bahwa tekanan dan ketegangan disebabkan oleh karena si penderita hidup dalam keadaan ketakutan terus menerus, membuat keadaan si penderita sepuluh kali lebih parah.

JENIS-JENIS SIKSAAN PSIKIS
Siksaan yang sifatnya psikis,misalnya :

•    Kebimbangan
Terjadi pada saat seseorang tidak dapat menentukan pilihanyangia ambil atau tidak bisa mengambil keputusan.
•    Kesepian
Merupakan perasaan sepi, sendiri, meskipun berada ditempat yang ramai.
•    Ketakutan
Reaksi emosional terhadap budaya

JENIS-JENIS KEKALUTAN MENTAL
 
     Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah laku secara kurang wajar. 



Gejala permulaan bagi seseorang yang mengalami kekalutan mental adalah :
  • Nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung.
  • Nampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah.

GEJALA-GEJALA KEKALUTAN MENTAL

•    Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna.
•    Terjadi konflik sosial budaya.
•    Cara pematangan batin salah dengan memberi reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial.

TAHAP-TAHAP GANGGUAN KEJIWAAN

•    Gangguan kejiwaan nampak pada gejala-gejala kehidupan si penderita bisa jasmana maupun rokhani.
•    Usaha mempertahankan diri dengan cara negative.
•    Kekalutan merupakan titik patah (mental breakdown) dan yang bersangkutan mengalam gangguan.

TIMBULNYA KEKALUTAN MENTAL

•    Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempuma; hal-hal tersebut sering menyebabkan yang bersangkutan merasa rendah diri yang secara berangsur-angsur akan menyudutkan kedudukannya dan menghancurkan mentalnya.
•    Terjadinya konflik sosial budaya akibat norma berbeda antara yang bersangkutan dengan apa yang ada dalam masyarakat, sehingga ia tidak dapat menyesuaikan dirinya lagi, misalnya orang pedesaan yang berat menyesuaikan diri dengan kehidupan kota, orang desa yang telah mapan sulit menerima keadaan baru yang jauh berbeda dan masa jayanya dulu.
•    Cara pematangan batin yang salah dengan memberikan realcsi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial over acting sebagai overcompensatie.



PROSES KEKALUTAN MENTAL
Proses-proses kekalutan mental yang dialami oleh seseorang mendorongnya ke arah

•    Positif : trauma (luka jiwa) yang dialami dijawab secara baik sebagai usaha agar tetap survive dalam hidup, misalnya melakukan sholat tahajut waktu malam hari untuk memperoleh ketenangan dan mencari jalan keluar untuk mengatasi kesulitan yang dihadapinya, ataupun melakukan kegitan yang positif setelah kejatuhan dalam kehidupan.
•    Negatif : trauma yang dialami diperlannkan atau diperturutkan, sehingga yang bersangkutan mengalami frustasi,yaitu tekanan batin akibat tidak tercapainya apa yang diinginkan.

Opini 
     Penderitaan mungkin adalah sebuah kata-kata yang sering kita dengar belakangan ini. Kenapa bisa seperti itu, menurut saya itu dikarenakan negara kita sedang mengalami penurunan dalam segi ekonnomi.  Manusia mempunyai penderitaan yang beranekaragam, mulai dari penderitaan fisik maupun mental.  Didunia ini mungkin lebih banyak penderitaan mental dibandingkan fisik. Banyaknya penderitaan mental dikarenakan tingkat stress yang dialami sudah terlampau tinggi yang mengakibatkan manusia mengalami kekalutan mental.
     Namun bukan hanya penderitaan mental yang berbahaya, tetapi penderitaan fisikpun bisa lebih berbahaya diakarenakan manusia tersebut mengalami penyiksaan fisik dari manusia lain. Dampak dari penderitaan fisik bisa berupa cacat bahkan kematian bisa dialami manusia.
     Oleh karena itu kita sebagai manusia harus membentengi diri dengan mendekatkan diri kepada Allah agar bisa terlindung dari siksaan mental yang sangat menyiksa dan untuk kekerasan fisik kita bisa terhindar jika kita melakukan hal-hal yang baik agar kita juga mendapatkan sesuatu yang baik kepada orang lain. . Ada pepatah mengatakan bahwa “apa yang kau tanam, maka itu yang akan kau petik”. Peapatah tersebut dapat diartikan bahwa kita harus berbuat kebaikan kepada orang lain agar kita mendapatkan kebaikan dari orang lain.


Sumber:
  • http://www.ujank.web.id/Coretan-Tugas/manusia-dan-penderitaan.html
  • http://arisudaryatno.blogspot.com/2010/04/manusia-dan-penderitaan.html
  • http://debydeboy.blogspot.com/2011/02/bab-iii-manusia-dan-penderitaan.html

   

Sabtu, 26 Februari 2011

MANUSIA DAN CINTA KASIH

M. ZAKARIA GIYARIDWANSYAH
54410843
1IA09


CINTA KASIH
   Tahukah kalian apa yang disebut dengan cinta kasih? Mungkin banyak yang berbicara mengenai cinta kasih tetapi tidak tahu apa definisi dari kata cinta kasih. Cinta adalah rasa sangat suka atau kasih sayang yang timbul dari dalam hati.  Sedangkan kata kasih sayang mempunyai arti perasaan atau cinta ataupun sangat menaruh rasa belas kasihan yang tinggi. Dengan demikian cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh rasa belas kasihan dari dalam hati.
   Diantara cinta dan kasih terdapat perbedaan yaitu cinta lebih mengandung pengertian rasa yang mendalam sedangkan kasih merupakan pengungkapan untuk mengeluarkan rasa kepada orang yang dituju. Banyak yang berpendapat cinta sama dengan nafsu, tetapi sesungguhnya cinta dan nafsu sangatlah berbeda. 

Berikut adalah unsur-unsur yang membedakan antara cinta dan nafsu :
  1. Cinta bersifat manusiawi
  2. Cinta bersifat rokhaniah sedangkan nafsu bersifat jasmaniah.
  3. Cinta menunjukkan perilaku memberi, sedangkan nafsu cenderung menuntut.

Cinta juga selalu menyatakan unsur  - unsur dasar tertentu yaitu:
  1. Pengasuhan, contohnya cinta seorang ibu kepada anaknya.
  2. Tanggung jawab, adalah tindakan yang benar – benar bedasarkan atas suka rela.
  3. Perhatian, merupakan suatu perbuatan yang bertujuan untuk mengembangkan pribadi orang lain, agar mau membuka dirinya.
  4. Pengenalan, merupakan keinginan untuk mengetahui rahasia manusia.

TIGA UNSUR TENTANG CINTA
Berikut ini adalah tiga unsure tentang cinta :
  • Keterikatan, adalah perasaan untuk hanya bersama orang yang dicintai, segala prioritas hanya untuk dia.
  • Keintiman, yaitu adanya kebiasaan – kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukkan bahwa tidak ada jarak lagi, sehingga panggilan formal diganti dengan sekedar nama panggilan.
  • Kemesraan, yaitu rasa ingin membelai atau dibelai, rasa kangen apabila jauh atau lama tak bertemu, ucapan – ucapan yang menyatakan sayang, saling menium, merangkul dan sebagainya.

TIGA TINGKATAN CINTA
Berikut ini adalah tiga tingkatan cinta :
  • Kemesraan dalam Tingkat Remaja, terjadi dalam masa puber atau genetal pubertas yaitu dimana masa remaja memiliki kematangan organ kelamin yang menyebabkan dorongan seksualitasnya kuat.
  • Kemesraan dalam Rumah Tangga, terjadi antara pasangan suami istri dalam perkawinan. Biasanya pada tahun tahun wal perkawinan, kemesraan masih sangat terasa, namun bisa sudah agak lama biasanya semakin berkurang.
  • Kemesraan Manusia Usia Lanjut, Kemsraan bagi manusia berbeda dengan pada usia sebelumnya. Pada masa ini diwujudkan dengan jalan – jalan dan sebagainya.

BERBAGAI BENTUK CINTA
Berikut ini adalah berbagai bentuk cinta :
  1. Cinta Persaudaraan, diwujudkan manusia dalam tingkah atau perbuatannya. Cinta persaudraan tidak mengenal adanya batas – batas manusia berdasarkan SARA.
  2. Cinta Keibuan, kasih sayang yang bersumber pada cinta seorang ibu terhadap anaknya.
  3. Cinta Erotis, kasih sayang yang bersumber dai cinta erotis (birahi) merupakan sesuatu yang sifatnya khusus sehingga memperdayakan cinta yang sesunguhnya. Namun, bila orang yang melakukan hubungan erotis tanpa disadari rasa cinta, di dalamnya sama sekali tidak mungkin timbul rasa kasih sayang.
  4. Cinta Diri Sendiri, yaitu bersumber dai diri sendiri. CInta diri sendiri bernilai positif jika mengandung makna bahwa seseorang dapat mengurus dirinya dalam kebutuhan jasmani dan rohani.
  5. Cinta Terhadap Allah

KASIH SAYANG
    
   Kasih sayang merupakan sebuah ungkapan atau perasaan suka, sayang dan cinta kepada seseorang. Kasih sayang mempunyai sifat sadar atau tidak sadar masing-masing pihak dituntut bertanggung jawah, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, saling pengertian, saling terbuka sehingga keduanya merupakan satu kesatuan yang bulat dan utuh.

   Seorang bayi yang baru lahirpun dapat merasakan kasih sayang dari kedua orangtuanya dan bisa mengenali sentuhan kasih sayang dari orang tuanya. Orang tua bisa mencurahkan rasa kasih sayang kepada anaknya dengan berkomunikasi.


KEMESRAAN
   Kemesraan berasal dari mesra yang berarti erat atau karib sehingga kemesraan sehingga mempunyai arti hal yang menggambarkan keadaan sangat erat atau karib.  Kemesraan juga bersumber dari cinta kasih dan merupakan realisasi nyata. Kemesraan juga dapat diartikan dengan kekerabatan, keakraban yang didasari oleh rasa cinta dan kasih.

Tingkatan kemesraan dapat dibedakan berdasarkan umur, yaitu:
  • Kemesraan dalam Tingkat Remaja, terjadi dalam masa puber atau genetal pubertas yaitu dimana masa remaja memiliki kematangan organ kelamin yang menyebabkan dorongan seksualitasnya kuat.
  • Kemesraan dalam Rumah Tangga, terjadi antara pasangan suami istri dalam perkawinan. Biasanya pada tahun tahun wal perkawinan, kemesraan masih sangat terasa, namun bisa sudah agak lama biasanya semakin berkurang.
  • Kemesraan Manusia Usia Lanjut, Kemsraan bagi manusia berbeda dengan pada usia sebelumnya. Pada masa ini diwujudkan dengan jalan – jalan dan sebagainya.

PEMUJAAN
   Pemujaan berasal dari kata puja yang berarti penghormatan atau tempat memuja kepada dewa-dewa atau berhala.  Dalam perkembangannya lama kelamaan pemujaan ditunjukan kepada orang yang dicintai, pahlawan, dan Tuhan YME. Pemujaan kepada tuhan adalah perwujudan cinta manusia kepada Tuhan, karena merupakan inti, nilai dan makna dari kehidupan yang sebernarnya

   Pemujaan mempunyai banyak cara, sesuai dengan ajaran agama, kepercayaan, adat istiadat, kebudayaan, kondisi, dan situasi.  Tempat pemujaan adalah tempat komunikasi manusia dengan Tuhan.  Berbagai seni sebagai manifestasi pemujaan merupakan suatu tambahan tersendiri dalam terciptanya kehidupan yang lebih indah.

BELAS KASIH
   
   Belas kasih adalah sebuah energi dari tubuh untuk berbagi kepada orang lain yang membutuhkan.  Seseorang yang berbelas kasih akan bermurah hati dan mengalah saat menerima serangan dari pihak lawan dan memberikan senyuman ketika mendapat sinditan dan ejekan dari orang lain, berbesar hati memaafkan kesalahan orang lain. Seorang yang memiliki belas kasih tidak akan tergesa-gesa dan tenang-tengan saja, menahaan penghinaan tanpa mengeluarkan argument, didalam pemikirannya dipenuhi keprihatinan dan rasa kasihan atas penderitaan yang dialami oleh makhluk hidup.




Opini :
    Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta. Pepatah tersebut sangat indah dikarenakan jika kita ingin mencintai seseorang kita harus mengenali terlebih dahulu baru setelah itu kita akan mempunyai cinta kasih kepada orang lain. Kasih sayang adalah sebuah ungkapan dari rasa cinta kasih yang keluar tulus dari dalam hati. Semua itu bisa terwujud karena didalam cinta terdapat unsur-unsur yang berpengaruh didalam cinta kasih yaitu keterikatan, keintiman dan kemesraan. Cinta kasih akan diberikan seseorang yang dicintai dan dikasihi seperti contohnya seorang ibu yang menyayangi anaknya ataupun sebaliknya.  Cinta kasih bisa tercipta jika seseorang telah memeliki rasa yang belas kasihan yang alami dari dalam hatinya walaupunn terkadang tidak masuk diakal.
    Selain cinta kepada orang yang kita kasihi, cinta kasih kepada Tuhan merupakan cinta kasih yang paling utama didalam kehidupan ini.  Tetapi manusia saat ini banyak yang melupakan rasa cinta kasih kepada Tuhannya sendiri.  Kenapa kita harus mempunyai rasa cinta kepada Tuhan? Jawabannya adalah rasa bersyukur atau terima kasih kita karena kita telah diberikan nikmat yang tidak terkira yang tidak ternilai harganya. Lalu cara mencintai Tuhan adalah dengan mendekatkan diri kepada-Nya, menjalankan semua perintahnya dan menjauhi larangannya.


Sumber :
http://debydeboy.blogspot.com/2011/02/bab-ii-manusia-dan-cinta-kasih.html
http://arikaka.com/bab-iii-manusia-dan-cinta-kasih/

Rabu, 23 Februari 2011

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

M. ZAKARIA GIYARIDWANSYAH
54410843
1IA09

      Manusia dan kebudayaan merupakan ikatan yang sama sekali tidak dapat dipisahkan didalam kehidupan.  Kebudayaan diciptakan oleh manusia dan mereka melestarikannya secara turun temurun dari nenek moyang sampai saat ini.  Kebudayaan bisa tercipta oleh manusia dikarenakan kebiasaan ataupun kegiatan sehari-hari.

Hakikat Manusia
    
     Manusia diciptakan oleh Tuhan sebagai makhluk yang paling sempurna. Manusia terdiri dari jiwa dan raga yang dilengkapi oleh akal, pikiran, dan hawa nafsu.  Tahukah kalian kenapa manusia dibekali akal pikiran oleh Tuhan? Itu semua diberikan oleh Tuhan sebagai anugrah yang bermanfaat untuk menjalani kehidupan yang penuh dengan tantangan untuk dijalani, bayangkan jika manusia tidak dibekali akal pikiran mungkin saat ini kita tidak menggunakan pakaian yang menghiasi kita, rumah yang layak untuk disinggahi, makanan yang enak untuk dimakan.  Bukan hanya untuk itu saja, manusia dianugrahi akal pikiran untuk menjadi bekal mereka menjadi khalifah (pemimpin).  Salah satu hakikat manusia yang sering diungkapkan ialah manusia sebagai makhluk social yang saling membutuhkan dan berdampingan satu sama lain.


   Selain itu, beberapa ahli telah berusaha merekonstruksikan kedudukan manusia di antara makhluk lainnya. Juga berusaha membandingkan manusia dengan makhluk lainnya. Dari hasil perbandingan tersebut ditemukan bahwa semua makhluk mempunyai dorongan yang bersifat naluriah yang termuat dalam gen mereka. Sementara yang membedakan manusia dari makhluk lainnya adalah kemampuan manusia dalam hal pengetahuan dan perasaan. Pengetahuan manusia jauh lebih berkembang daripada pengetahuan makhluk lainnya, sementara melalui perasaan manusia mengembangkan eksistensi kemanusiaannya.

Kepribadian Bangsa Timur

     Manusia dibumi ini berbeda-beda, mulai dari warna kulit, bahasa, kebudayaan, lingkungan, bahkan sumber daya manusia disuatu daerah pasti berbeda dengan daerah lain. Didunia ini mempunyai garis besar pembagian wilayah yaitu berupa timur, timur tengah dan barat.


     Negara kita yaitu Indonesia memasuki ranah wilayah daerah timur yang sagat familiar dengan norma kesopanannya dan kepribadiannya yang baik serta ramah.  Ciri khas dari bangsa timur dalam hal ini Negara Indonesia adalah mempunyai rasa gotong-royong yang tinggi dan suka tolong menolong sesama manusia.  Masyarakat Indonesia cenderung lebih melakukan kontak langsung dalam kehidupan sehari-hari dibandingkan dengan bangsa barat.  Namun yang disayangkan adalah dari segi kemajuan suatu bangsa, kebanyakan bangsa timur masih tertinggal dibandingakan bangsa barat maupun timur tengah.

Bagan Psiko-Sosiogram
Berikut ini adalah bagan psiko-sosiogram :


   Pada nomor 7 dan 6 merupakan daerah tak sadar dan sub sadar.  Disebut tak sadar dikarenakan sudah tertanam jauh didalam diri manusia dan tak mampu disadari bahkan oleh manusia itu sendiri. Sedangkan sub sadar sewaktu wakti unsur yang tertanam didalam bisa meledak dan mengganggu kebisaan sehari-hari manusia.
   Pada nomor 5 disebut kesadaran yang tak dinyatakan.  Maksudnya adalah pikiran dan gagasan yang ada disimpan sendiri oleh manusia tersebut dan tidak ada seorangpun yang mengetahuinya.  Nomor 4 disebut kesadaran yang dinyatakan, kebalikan dari nomor 5 yang berarti manusia mengungkapkan kepada orang lain apa yang ada dipikirannya seperti perasaan dan isi hati.
   Pada nomor 3 disebut dengan lingkaran hubungan karib.  Pada bagian ini manusia memiliki seorang atau sesuatu yang dianggapnya bisa menjadi tempat curahan isi hati dan tempat yang tepat untuk meminta bantuan.  Bukan hanya manusia, tetapi benda ataupun makhluk hidup lainnya bisa tergolong dalam bagian ini.  Nomor 2 disebut juga dengan hubungan berguna, bisa dikatakan hubungan yang saling menguntungkan seperti murid dan guru, pedagang dan pembeli.
   Pada nomor 1 disebut dengan lingkaran hubungan jauh yang berarti pikiran dan gagasan mannusia tentang berbagai macam hal, sebagai contohnya manusia pasti mempunyai cara masing masing untuk menyelesaikan masalah pribadinya. Bagian yang terakhir adalah nomor 0 yang disebut juga lingkungan dunia luar yang berarti tentang pendapat dan pikiran seseorang tentang dunia atau daerah yang belum pernah dikunjungi atau dijumpai.

Definisi Kebudayaan

   Kebudayaan berasal dari kata budaya yang artinya hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.  Sedangkan definisi kebudayaan itu sendiri adalah sesuatu yang mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi system ide ataupun gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia sehingga dalam kehidupan sehari-hari.
   Kebudayaan itu bersifat abstrak tetapi kebudayaan dapat kita  rasakan dengan panca indra kita. Tari-tarian, lagu, bahasa daerah, dan upacara adat merupakan sebagian contoh kebudayaan yang dapat kita rasakan.


Tujuh Unsur Kebudayaan Universal

1. Sistem Religi
    Kepercayaan manusia terhadap adanya Sang Maha Pencipta yang muncul karena kesadaran bahwa ada zat yang lebih dan Maha Kuasa.

2. Sistem Organisasi kerakyatan
    Sistem yang muncul karena kesadaran manusia bahwa meskipun diciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna namun tetap memiliki kelemahan dan kelebihan masing – masing antar individu sehingga timbul rasa utuk berorganisasi dan bersatu.

3. Sistem Pengetahuan
    Sistem yang terlahir karena setiap manusia memiliki akal dan pikiran yang berbeda sehingga memunculkan dan mendapatkan sesuatu yang berbeda pula, sehingga perlu disampaikan agar yang lain juga mengerti.

4. Sistem mata pencarian hidup dan sistem-sitem ekonomi
    Terlahir karena manusia memiliki hawa nafsu dan keinginan yang tidak terbatas dan selalu ingin lebih.

5. Sistem Teknologi dan Peralatan
    Sistem yang timbul karena manusia mampu menciptakan barang – barang dan sesuatu yang baru agar dapat memenuhi kebutuhan hidup dan membedakan manusia dengam makhluk hidup yang lain.

6. Bahasa   
    Sesuatu yang berawal dari hanya sebuah kode, tulisan hingga berubah sebagai lisan untuk mempermudah komunikasi antar sesama manusia. Bahkan sudah ada bahasa yang dijadikan bahasa universal seperti bahasa Inggris.

7. Kesenian
    Setelah memenuhi kebutuhan fisik manusia juga memerlukan sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan psikis mereka sehingga lahirlah kesenian yang dapat memuaskan.

Tiga Wujud Kebudayaan Menurut Dimensi Wujudnya

1. Kompleks gagasan, konsep, dan pikiran manusia
    Kebudayaan yang muncul dan hidup karena adanya gagasan – gagasan baru, konsep yang matang serta buah dari pikiran yang kreatif. Wujudnya dapat ditemukan dalam sebuah buku – buku, arsip dan sebagainya.

2. Kompleks aktivitas
    Aktivitas manusia dengan lingkungan sekitar dalam kegiatan sehari hari dari waktu ke waktu memunculkan sesuatu untuk diabadikan, difoto dan juga diobservasi.

3. Wujud sebagai benda
    Aktivitas manusia sehari – hari umumnya dilakukan dengan menggunakan benda sebagai sarana dan prasarana. Dari situ lahir kebudayaan dalam bentuk fisik yang konkret, bisa bergerak maupun tidak.

Opini :
   Berdasarkan artikel diatas bahwasanya manusia merupakan makhluk sosial yang dimana satu sama lainnya saling membutuhkan. Walaupun mempunyai kebudayaan yang berbeeda-beda tetapi pada dasarnya  mereka mempuyai pemikiran dan akal yang diciptakan oleh tuhan untuk saling membantu dan bergotong royong.  Kebudayaan merupakan unsur yang paling utama mendefinisikan suatu identitas suatu kelompok manusia, Bayangkan jika didunia ini tidak mempunyai kebudayaan, pasti tidak ada keindahan didunia ini.
   Kebudayaan disuatu daerah pasti berbeda-beda, disuatu negarapun pasti memunyai banyak kebudayaan.  Mulai dari musik, tari-tarian, maupun upacara adat mempunyai keanekaragaman.  Semua itu bisa menjadi indah jika kita semuua saling menghargai satu sama lainnya.
   Indonesia merupakan daerah berkebudayaan timur, dimana norma-norma kesopanan dijunjung tinggi.  Tetapi sayangnya itu semua hanya teori dikarenakan warga negara Indonesia pada saat ini tidak mengamalkan norma-norma kesopanan dikehidupan sehari-hari.  Mungkin mereka sudah terpengaruh kebudayaan lain atau  sumber budaya manusia Indonesia yang sudah menurun.


( Sumber : http://www.kaskus.us )